Senin, 10 Desember 2012

Pengertian G-Spot

G-spot atau Gräfenberg-spot adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan area di dalam vagina, yang dilaporkan oleh banyak wanita merupakan titik sensitif yang bila distimulasi dapat menyebabkan gairah yang tinggi, orgasme yang sangat kuat dan ejakulasi wanita. "Titik Grafenberg" biasanya terletak sekitar satu sampai tiga inchi pada bagian atas (anterior) dinding vagina, dan area sensitif yang merupakan bagian dari prostat pada wanita. Juga bisa disebut daerah kecil pada area kemaluan wanita yang terletak di belakang tulang kemaluan dan mengelilingi uretra. Titik ini dinamakan berdasarkan nama seorang ahli kebidanan Jerman, Ernst Gräfenberg.

Meskipun lokasinya berbeda-beda, G-spot biasanya terletak di tengah antara tulang pinggul dan serviks, sekitar 4,5 sentimeter ke dalam vagina.
Para peneliti telah menemukan bahwa pada beberapa wanita rasa sensitifnya lebih banyak sepanjang dinding vagina bagian atas, dan tidak hanya pada satu titik.

Karena G-spot berada dibawah permukaan dinding vagina, maka harus dirangsang secara tidak langsung melalui dinding vagina. Banyak wanita dikabarkan merasa ingin mengeluarkan air seni ketika titik ini pertama kali dirangsang, namun ketika rangsangan dilanjutkan (dengan kantung kemih yang kosong), rasanya sangat nikmat. Beberapa dari mereka malahan mencapai orgasme, dan ada juga yang mengeluarkan cairan seiring dengan kontraksi orgasmik tadi.

Namun keberadaan G-spot serta lokasinya, telah banyak diperdebatkan dan menjadi kontroversi. Grafenberg sendiri menunjuk daerah sensitif ini sebagai titik di mana uretra (saluran yang menyalurkan air seni dari kantung kemih) berada paling dekat dengan puncak dinding vagina. Perry dan Whipple bersikeras bahwa daerah ini terletak lebih tinggi lagi sepanjang vagina, sementara ahli seksologi lainnya berkata bahwa seluruh dinding luar vagina, dan bukannya hanya satu titik, berisi ujung-ujung syaraf yang mampu menghasilkan efek rangsangan hebat ketika dirangsang (stimulasi). Penelitian lainnya menunjukkan bahwa untuk beberapa wanita, G-spot sama sekali tidak ada.

Juga yang masih diperdebatkan adalah komposisi cairan (kadang disebut hasil ejakulasi wanita) yang dikeluarkan oleh beberapa wanita selama orgasme akibat rangsangan G-spot. Menurut beberapa peneliti cairan itu adalah urin; lainnya mengatakan bahwa itu adalah unsur yang mirip dengan cairan dalam air mani laki-laki (tanpa sperma, tentunya). Tidak semua wanita yang memiliki G-spot mengeluarkan cairan, dan dari beberapa wanita yang mengeluarkan, tidak selalu keluar bersama setiap orgasme G-spot.

Menurut Dr. Ernest Grafenberg orgasme yang dihasilkan oleh titik G menimbulkan efek yang jauh lebih dahsyat ketimbang orgasme hasil stimulasi pada klitoris. Kalau pada orgasme biasa (klitoral) saja mampu membuat perempuan menggeliat-geliat dan hilang kesadaran, orgasme yang dihasilkan titik G jauh lebih dahsyat. Konon orgasme akibat terstimulasinya titik G membuat perasaan seperti "melayang ke awan atau terbang ke langit".

Sangatlah sulit bagi seorang wanita untuk menjelajahi G-spot-nya dan orgasme vaginal sendiri karena kebanyakan tidak memiliki jari cukup panjang untuk mencapainya dan kesulitan untuk mencapai kenyamanan, lain halnya dengan orgasme biasa; wanita dapat melakukannya sendiri dengan melakukan masturbasi.

Bekerja sama dengan pasangan yang dipercaya akan sangat nikmat dalam menemukan G-spot seorang wanita. Dengan bereksperimen, seorang wanita dapat menemukan jenis rangsangan yang dirasanya paling cocok. Rangsangan dengan penis biasanya lebih efektif bila dilakukan dengan tekanan yang tetap dan santai, bukan dengan sodokan penis yang biasa, karena G-spot biasanya perlu tekanan yang kuat dan di tempat yang sama. Menambah tekanan secara perlahan akan membantu menemukan tekanan yang optimum untuk kenikmatan erotis tanpa rasa sakit. Beberapa wanita mampu mencapai klimaks hanya dengan tekanan semacam ini; untuk beberapa lainnya mungkin akan sangat menaikkan tingkat rangsangannya.

G-spot dapat dirangsang sebelum senggama berlangsung. Caranya, dengan merabanya. Pastikan untuk buang air kecil ketika Anda akan memulai eksplorasi tersebut, letak titik G berbeda untuk tiap wanita, biasanya terletak kira-kira 5 cm di lorong vagina pada dinding anterior (bagian atas ke arah perut). Lakukan eksplorasi dengan pasangan Anda dengan posisi tubuh terbaring dengan posisi pinggul agak terangkat (ditinggikan dengan bantal). Dalam posisi ini, pasangan Anda dapat memasukkan jarinya ke dalam vagina dan memulai eksplorasi secara "halus". Sebaiknya gunakan pelumas berbahan dasar air (KY atau Astroglide) sebelum memasukkan jari karena akan memberikan rasa agak sakit.

Lalu, selama persetubuhan, titik ini juga akan dirangsang oleh ujung penis, saat pergerakan terjadi. Menurut para pakar seksologi, perempuan yang posisinya di atas-telungkup atau tidur-lebih mudah merasakan stimulasi pada titik G ketimbang posisi lainnya. Posisi doggy dan posisi wanita di atas adalah cara-cara efektif untuk menghasilkan rangsangan lebih langsung.

Meskipun tidak semua ahli seks sependapat bahwa G-spot terdapat dalam tubuh seorang wanita, umumnya orang percaya bahwa itu ada dan bisa dirangsang sebagai unsur kenikmatan yang utama. Hal ini sering digolongkan sebagai urethral sponge (sebuah area lembut yang rata, kira-kira sepertiga jalan menuju dinding depan vagina dan terdapat tepat ketika wanita tengah terangsang). Dia berdenyut sedikit ketika disentuh dengan jari dan usapan pada area tersebut bisa menghasilkan sensasi dan perasaan seperti keluarnya orgasme.

G-Spot pada Pria: Menemukan & Merangsangnya

Dibandingkan G-spot wanita, G-spot pria lebih mudah untuk ditemukan. G-spot pria terletak pada area prostat. G-spot pria cenderung mudah ditemukan, meski butuh sedikit kesabaran. Posisi paling nyaman adalah berbaring telentang, bisa di ranjang ataupun sofa besar. Prosesnya akan lebih mudah jika Anda mengangkat kaki ke dinding dekat ranjang atau sofa.

Dalam posisi ini, Anda bisa meraih perineum, yakni daerah antara kedua belah paha yang dibatasi vulva dan anus. Jika Anda masih mengalami kesulitan meraih perineum dengan posisi ini, bisa dibantu dengan meletakkan satu atau dua buah bantal di bawah bokong.

Jika sudah nyaman dengan posisi ini, mulailah proses menemukan G-spot dengan pijatan lembut di area sekitar anus. Gunakan jari telunjuk saat mengeksplorasi bagian ini lebih dalam. Faktanya, sebagian besar pria sangat enjoy saat perineum-nya dirangsang.

Ulangi beberapa kali dengan tekanan sedikit lebih keras. Sekali bersentuhan dengan G-spot pria, Anda akan menyadari bahwa bagian ini berukuran kecil yang lokasinya kira-kira dua inci ke bagian dalam.

Bagaimana cara merangsang G-spot pria?

Langkah pertama merangsang G-spot pria adalah membuat tubuh nyaman terlebih dulu. Caranya dengan mandi air hangat. Urut perlahan Mr P Anda di bawah hangatnya shower. Saat Anda siap dirangsang, ada beberapa metode yang bisa dimanfaatkan, yakni teknik jari-jemari untuk pemula.
Untuk menemukan metode rangsangan apa yang paling Anda sukai, butuh sedikit eksperimen. Beberapa pria menikmati dalam gerakan mendorong yang lembut, sementara beberapa lainnya cenderung menyenangi gerakan menekan secara intensif dan terus-menerus pada bagian prostatnya. Anda mungkin ingin mengombinasikan keduanya?

Kuncinya adalah memberikan kesempatan bagi tubuh Anda untuk bereaksi dan merespons, apakah Anda menikmatinya atau tidak. Penting pula untuk dicatat bahwa Anda mungkin tidak akan menemukan metode rangsangan yang menyenangkan saat eksplorasi pertama. Teruslah mencoba agar setimpal dengan orgasme yang didapat.

Cara lain yang bisa dicoba adalah dengan teknik jari-jemari. Percaya atau tidak, kebanyakan pria sangat menikmati bentuk rangsangan seperti ini saat di ranjang. Caranya, tekuk kaki Anda dan minta pasangan duduk dengan lutut ditekuk di depan Anda. Minta pasangan memaksimalkan aksinya dengan jari-jemari untuk merangsang penuh prostat Anda. Tak ada salahnya memberinya sedikit bimbingan saat dia belum bisa menemukan spot yang sangat Anda sukai.

Rahasia G-Spot Pria

G-spot pria? Ah, mudah. Pasti pada penisnya. Salah besar. Yups! Sebagian besar wanita berpikiran seperti itu. Jika anda berpikiran seperti itu, berarti anda bukan yang pertama.

Lalu di mana letak G-spot pria? Ini dia: bagian paling istimewa dari organ genital pria sebenarnya ada pada kelenjar prostat yang terletak persis tepat di bawah saluran kemih.

Kaget? Tak menyangka? Santai saja, banyak wanita yang memang tidak memandang “penting” wilayah ini. Sebagian besar pria mengakui, elusan lembut saja di daerah ini dapat membangkitkan sensasi yang luar biasa.

Bukan itu saja, stimulan di situ bahkan dapat memperpanjang ereksi. Wah, wah! Perlu Anda ketahui lagi, otot panggul pria sama elastisnya seperti wanita. Jadi, pada saat pria melakukan penetrasi, maka akan terjadi gerakan mengencang dan mengendur yang memungkinkan kalenjar prostat terjepit dan menimbulkan sensasi bagi si pria.

Keadaan inilah yang beberapa menit kemudian akan membawa pria masuk pada fase ejakulasi. Hmm… maka, carilah area “bebas rambut” (perenium) yang berada tepat di bawah alat vital, antara skortum dan anus.

Lalu, cukup dengan satu tangan, berikan sentuhan lembut, berupa pijatan. Berikan waktu yang agak lama untuk pijatan lembut, sampai dia merasa nyaman, baru variasikan sentuhan dengan gerakan memutar. Agar gerakan memutar lebih nyaman, tak ada salahnya Anda memakai pelumas, lotion atau baby oil. Ingat, sentuhan ini dapat Anda lakukan ketika dia tengah melakukan “tugasnya”.

Ya, posisi dia berada di atas akan membuat Anda lebih leluasa melakukan hal ini. Dan, saat dia nyaris orgasme, tekan dengan lembut bagian perenium-nya.
Jangan terlalu keras, agar dia dapat mencapai puncak tanpa kejutan yang sangat.
Cara paling mudah untuk mengeksplorasi daerah itu sebenarnya dengan penggunaaan jari tengah dan telunjuk.

Elus dengan lembut bagian perenium dari bawah menuju ke kepala penis. Hentikan elusan selama beberapa detik. Tatkala si dia mulai kelihatan menikmatinya, segera ulangi kembali. Beberapa pria merasa sangat melenting dengan sentuhan di wilayah itu.

Tapi, pengalaman seperti terbakar dan atau tersengat listrik, justru terjadi jika Anda menstimulir daerah itu dengan lidah. Stimulir dengan lidah dipastikan akan membuat dia berteriak, meracau, tangan meremas seprai kasur, dan membanting-banting diri, mengejan nikmat.

Dan sensasi itu bagi dia tak akan terlupakan, dan visual itu, bagi Anda akan sangat menyenangkan. Nah, selamat memulai ya? Jangan kaget, jika dia menjadi lebih “buas” dan memuaskan setelah itu.

4 Hal yang Diinginkan Wanita Saat Bercinta

Kebanyakan para pria  menganggap sama keinginan mereka dengan keinginan pasangannya pada saat bercinta. Pada kenyataannya, wanita memiliki keinginan khusus yang jarang dipahami pria.

Sebenarnya wanita ingin memberikan saran pada pasangannya. Namun mereka khawatir jika mereka memberikan saran tentang bagaimana cara 'memperlakukannya' di atas ranjang tentu akan membuat suami mereka terhina, bahkan bisa jadi minder dan malas bercinta dengannya.

Oleh karena itu, para pria juga dituntut untuk bisa membaca situasi dan kondisi pasangan, terutama sebelum bersiap naik ke atas ranjang atau memulai foreplay agar nantinya Anda dan pasangan sama-sama mendapatkan kepuasan secara maksimal

Berikut ini adalah tanda dari wanita yang perlu diperhatikan dari wanita agar tahu apa yang mereka inginkan saat bercinta.

1. Matanya
Mempertahankan kontak mata adalah bukti adanya koneksi antarpasangan. "Tapi jika si dia berpaling itu bisa berarti 'cobalah cara lain'," ujar Erica Neuman, seorang edukator seksualitas.

Kecuali jika si dia hampir mencapai orgasme maka mata yang terpejam berarti 'kerja yang bagus'.

2. Tangannya
"Jika saya merasakan sesuatu yang tak ingin saya akhiri maka saya menyentuhnya dengan memberi tekanan lebih banyak. Sebaliknya jika saya tak suka dengan apa yang sedang terjadi maka takkan memberi reaksi yang menggairahkan padanya," kata Tina (24).

Untuk itu amati cara tangannya menggenggam, mendorong atau mencakar ketika Anda melakukan sesuatu yang si dia sukai. Lalu ingatlah selalu apa yang Anda lakukan itu dan sering-seringlah mempraktikkannya karena bisa jadi itu adalah hal-hal yang pasangan sukai saat bercinta.

3. Imajinasinya
Agar bisa leluasa bercinta, wanita seringkali merasa harus menjadi sebuah karakter (persona) baru yang berbeda dengan karakternya sendiri. "Menurut mereka, ini bisa jadi cara yang lebih aman untuk berkomunikasi secara seksual," ungkap Neuman.

Anda bisa mendorongnya untuk bermain peran. Dengan begitu mungkin si dia akan merasa lebih rileks untuk menunjukkan atau mengatakan apa yang dia inginkan di atas ranjang.

Atau jika Anda mencoba menggunakan video ****o untuk memberikan rangsangan tambahan kepadanya, mintalah si dia untuk menunjuk posisi atau variasi seks apa yang dia inginkan dari video itu.

4. Inisiatifnya
Perhatikan apa yang dia lakukan untuk membuat Anda terangsang. Biasanya wanita-wanita semacam ini suka melakukan sesuatu yang nantinya juga dilakukan pasangan kepadanya.

Misalnya, "Jika saya menggigit leher atau menjilati putingnya, itu berarti saya suka dengan itu dan saya ingin dia melakukan hal yang sama kepada saya," tandas Rose (32 tahun).

5 Tipe Orgasme Wanita


Orgasme merupakan puncak atau klimaks dari proses bercinta, baik pria maupun wanita. Ketika orgasme, orang akan mengalami perasaan tenang dan lega. Meskipun begitu, banyak yang mengabaikan proses menuju hal itu, terutama kaum pria. Berikut ini adalah beberapa tipe orgasme pada wanita seperti yang dikutip dari sidomi.com.

Sigmund Freud membagi orgasme wanita menjadi dua, yaitu orgasme klitoris dan vagina. Sedangkan menurut Betty Dodson orgasme wanita terbagi menjadi lima jenis. Seksolog dari Amerika ini menentukan jenis orgasme itu dari pengalamannya memberikan terapi seks selama 30 tahun pada wanita.

Berikut ini 5 tipe orgasme wanita.

Pressure orgasme
Orgasme ini tidak memerlukan penetrasi. Munculnya orgasme dipicu oleh adanya sentuhan melalui tekanan, yaitu menekankan bagian tubuh pada sesuatu. Menurut penelitian dalam jurnal Pediatrics 2005, pressure orgasme ditemukan pada anak-anak perempuan yang menstimulasi dirinya sendir. Dan, itu berlanjut hingga dewasa.

Tension orgasme
Orgasme ini didapatkan dengan tiba-tiba, atau terjadi ejakulasi dini. Wanita yang mendapatkan orgasme seperti ini, mampu merangsang pikiran untuk lebih cepatbergairah dan mendapatkan kepuasannya. Dodsen menyarankan, wanita yang sering mengalami tension orgasme sebaiknya mencoba jenis orgasme lain untuk lebih menghidupkan kepuasan seksualnya.

Relaxation orgasme
Kalau yang ini jenis orgasme yang didapatkan wanita dalam kondisi yang benar-benar nyaman dan rileks. Wanita dengan model orgasme seperti ini biasanya sulit mendapatkan orgasmenya jika permainan terlalu intens. Saat dirinya nyaman, maka otot-otot intimnya juga akan membantu terjadinya orgasme.

Combination orgasme
Dalam orgasme ini, kemunculannya terjadi setelah melakukan beberapa aksi. Yaitu merangsang klitoris, merangsang vagina, kontraksi otot PC, penekanan pada panggul, dan bernapas dengan kencang.

Model seperti ini yang ideal. Karena, bercinta dilalui dengan berbagai tahapan untuk mendapatkan kepuasan. Sangat cocok buat pasangan yang mampu bercinta cukup lama.

Multiple orgasme
Buat sebagian orang, multiple orgasme sering diartikan  sebagai perasaan luar biasa yang muncul setelah orgasme “utama”. Pria maupun wanita dapat mengalami orgasme ini. Baik pria maupun wanita bisa mendapatkan multiple orgasms.

Minggu, 09 Desember 2012

5 Zona Erotis (G-Spot) Wanita

Dahulu kala, kita akan merasa tabu membicarakan zona erotis pada wanita. Terutama dengan pasangan. Namun pada perkembangannya, jika pasangan, terutama laki-laki tidak mengetahui zona wanita dengan baik, maka jangan harap mendapatkan timbal balik dari pasangan.
Wanita seringkali mengeluhkan pria yang terlalu agresif atau terlalu terfokus pada area genital. Padahal mereka masih memerlukan "pemanasan" atau foreplay terlebih dahulu. Dengan foreplay yang baik, maka akan membuat pasangan anda siap untuk pendekatan pada area klitoris dan genital.

Berikut ini adalah 5 zona erotis pada wanita yang bisa membuat wanita "kelepek-kelepek" yang diambil dari majalah Askmen.

Zona pertama: kelopak mata hingga pelipis
Kelopak mata dan pelipis wanita merupakan tempat konsentrasi urat sarafnya. Memberinya ciuman lembut sepanjang lengkungan mata hingga pelipis adalah cara terbaik untuk memulai foreplay.
Titik di antara sisi luar mata dan tulang pipi juga sangat sensitif. Jadi, setelah menyerangnya dengan ciuman penuh gairah, jangan lewatkan bibir dan seluruh bagian wajahnya.

Zona kedua: telinga hingga leher
Telinga wanita adalah zona kenikmatan yang paling tak terlupakan. Sensitivitas luar biasa terletak pada bagian daun telinga. Gunakan lidah Anda untuk mencium dan menjilatnya, atau serang lembut dengan jari-jemari, jejaki lipatan telinganya, gigit daun telinganya, dan serang lembut bagian belakang telinganya, dan meluncur ke lehernya.

Zona ketiga: leher hingga bahu
Percaya atau tidak, leher hingga bahu adalah zona "rintihan" paling utama. Kebanyakan wanita benar-benar turn on dengan rangsangan di daerah leher dan bahunya. Bahkan, beberapa wanita bisa orgasme hanya dengan rangsangan di area ini.
Anda bisa memperlakukannya dengan ciuman berat, bahkan gigitan cinta, dan pijatan lembut. Semakin banyak waktu yang Anda habiskan di area ini, semakin keras rintihan yang dia keluarkan.

Zona keempat: pusar hingga Miss V
Banyak wanita berimajinasi tentang aksi cengkraman kuat di kedua area tubuhnya ini. Jadi, jangan takut untuk memainkan tangan Anda di sekitar pinggangnya.
Raih tubuhnya dari belakang (sementara Anda mencium bahu dan lehernya), arahkan tangan Anda dari tulang rusuk menuju tulang pelvic-nya, remas dan pijat area ini secara bergantian.
Biarkan tangan Anda menjelajahi tulang pinggul, bagian atas area genitalnya, dan seluruh bagian Miss V-nya.

Zona kelima: "jejak berharga"
Area paling sensitif dari bagian bawah tubuh wanita adalah apa yang dinamakan "jejak berharga". Letaknya melintasi bagian bawah perut wanita dari satu tulang pinggul ke tulang pinggul lainnya, tepat di atas area yang diselimuti rambut kemaluan.
Pastikan jari-jemari Anda memberikan eksplorasi maksimal di daerah ini sebelum meraih area genitalnya.